Gandeng PWI, SMAN 1 Gresik Gelar Bimtek Literasi

Posted by Webmaster Sekolah Inovasi

Membaca bagian yang paling penting dalam mencerdaskan anak bangsa. Namun kenyataannya, minat baca ditengarai masih rendah di Indonesia. Demikian pula di Kabupaten Gresik.

Terkait hal ini SMAN 1 Gresik, menggelar bimbingan teknik penulisan naskah festival literasi 2017. Bimbingan teknik yang dibuka Selasa (29/8) tersebut pihak sekolah telah menggandeng PWI Gresik sebagai mentor. Dan, sebanyak 11 orang anggota PWI yang diturunkan dalam memberikan pelatihan tentang teknik menulis dan pendampingan bagi siswa.

Menurut Kepala SMAN 1 Gresik, Suswanto, gerakan literasi ini merupakan wujud nyata yang dilakukan SMAN 1 Gresik mendorong masyarakat agar gemar membaca. Pasalnya, minat baca masyarakat khususnya di Gresik, kian menurun. Sehingga, perlu kembali dibangkitkan karena dengan membaca, adalah cara bisa memperoleh ilmu pengetahuan.

"Festival literasi ini bagian untuk mempelopori generasi mudah agar gemar membaca. Sebab kita prihatin melihat kondisi saat ini minat baca sangat rendah," ujar Suswanto, Selasa (29/8).

Suswanto menambahkan, bimtek teknik penulisan literasi ini sengaja pihaknya kerja sama dengan PWI Gresik, karena teknik menulis dipahami langsung oleh mereka (anggota PWI, red). Selain itu, jurnalis yang tergabung di PWI ini datang dari berbagai media dan latar belakang disiplin ilmu. Ada wartawan tv, cetak dan online.

Sementara itu, Ketua PWI Gresik, M Sholehuddin yang hadir langsung di pembukaan bimtek tersebut mengatakan langkah yang dilakukan pihak SMAN 1 Gresik ini adalah cara menyiasati dalam mengatasi masih terbatasnya bahan bacaan. Sehingga buku yang dihasilkan para siswa di sekolah ini nanti bisa menambah bahan bacaan untuk mendorong masyarakat gemar membaca.

"Terima kasih karena PWI Gresik digandeng di kegiatan ini," kata Sholehuddin.

Menurut Kanghud, sapaan akrab Ketua PWI Gresik dua periode ini, bimtek teknik penulisan literasi ini PWI diminta untuk memberikan cara-cara penulisan dan mendampingi para siswa hingga buku yang dibuat siswa ini sudah berbentuk buku. 

"Yang kita libatkan dari PWI Gresik, adalah mereka yang dinilai bisa menjadi mentor. Semua wartawan anggota PWI. Ada wartawan Surabaya Pagi, Memorandum, Beritajatim.com, Jawa Pos, Kompas TV, Metro TV, dan beberapa media lain," jelas Kanghud. (Mis) Sumber : Surabaya Pagi)


 

Di baca :2