Campus Expo di Smansagres

Posted by Webmaster Sekolah Inovasi

            Alumni SMAN 1 Gresik memang tersebar di berbagai seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Dari tahun ke tahun jumlah siswa Smansagres, sebutan SMAN 1 Gresik, yang diterima PTN terus mengalami peningkatan. Meskipun demikian manajemen sekolah tidak mau tinggal diam. Sekolah yang berada di jalan Arief Rahman Hakim itu terus berbenah. Setelah minggu kemarin menggelar uji coba UNBK, sekarang giliran menggeber campus expo. Kegiatan ini digawangi oleh guru-guru Bimbingan Konseling (BK) bekerja sama dengan Alumni. Sebanyak 31 jurusan dari berbagai PTN turut ambil bagian dalam acara yang digelar di Aula Sunan Giri (Senin, 15/01)

            Guru BK senior yang juga alumni Smansa Fathonah mengatakan, pihaknya sejauh ini memberikan persuasi kepada anak didiknya terkait dengan PTN secara umum. “Untuk detailnya, anak-anak bisa bertanya langsung, dengan kakak kelasnya yang sudah merasakan atmosfer di PTN,” terangnya.

            Bu Fath, begitu ia biasa disapa, lebih lanjut mengungkapan, melalui campus expo ini diharapkan anak-anak mengetahui persis tentang PTN yang akan dituju. Sehingga mereka bisa realitis memilih jurusan. Tidak ikut-ikutan kawan-kawannya. “Jangan sampai memilih jurusan tidak sesuai dengan minat dan kemampuannya. Kuliah itu kalau sudah sesuai dengan kemampuan dan minatnya, kalau berangkat ke kampus yang semangat karena hatinya senang,” sambungnya

            Campus Expo yang berlangsung sehari itu berjalan lancar. Ini tidak lepas dari sigapnya  pihak urusan kurikulum, Enny Suryantari membuat jadual kunjungan. Dari 13 rombel yang ada dibagi menjadi 7 kelompok. Waktu kunjungan setiap kelompok 60 menit. Dengan gilirian seperti ini, jam pelajaran tidak banyak terganggu dan anak-anak leluasa menggali informasi tentang PTN yang diidam-idamkan

            Sejumlah peserta mengaku senang dengan adanya campus expo ini. Tiara Amartya Salsabila, misalnya. Pelajar kelas XII IPA 7 ini merasa terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. “Ya acara seperti ini memang patut ditradisikan, karena membantu siswa mengetahui ihwal PTN. Apalagi yang menjaga stan expo adalah kakak kelas sendiri. Jadi saya bisa bertanya hingga sedetail-detailnya tanpa sungkan,” akunya

            Hal senada disampaikan Larranti Intisari. ABG yang tidak pernah lepas dengan kaca matanya itu juga merasa terbantu. “Campus expo ini sangat penting, sebab sejauh ini siswa mengetahui PTN dari cerita guru BK dan browsing di internet. Kalau dengan pameran seperti ini, kawan-kawan bisa bertanya langsung dengan sumber primernya. Sehingga informasi terkait PTN yang akan dituju benar-benar akurat,” paparnya

            Bisa masuk PTN adalah impian setiap siswa. Semakin tahun persaingan semakin ketat dan a lot. Sebagaimana kita ketahui, ada 3 pintu untuk bisa masuk PTN. Pintu pertama adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pintu ini kerap disebut jalur undangan. Tahun kemarin, setiap sekolah kuotanya 50 persen. Kuoto tersebut tidak otomatis diterima, masih diseleksi lagi. Pintu kedua, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pada pintu ini semua siswa bersaing secara terbuka dengan seluruh siswa se-Indonesia untuk memperebutkan kursi yang tersedia di PTN. Sedangkan pintu terakhir adalah jalur mandiri. Selain 3 pintu di atas, siswa bisa masuk ke PTN dan atau Kedianasan yang melakukan rekruitmen khusus melalui mekanisme ujian tulis (Utul).

 

Naskah          : ono

Photografer   : sunardi

           

Di baca :2