Berguru di Kaki Gunung Penanggungan

Posted by Administrator Pendidikan

Selama lima hari (11-14/04) SMA Negeri 1 Gresik melakukan Outing Class di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Trawas Kabupaten Mojokerto. Ini merupakan kegiatan pemanansan sebelum menuju ajang adiwiyata Nasional. Sekitar 352 siswa yang terbagi dalam 11 kelas boyongan. Mereka datang di kaki gunung Penanggungan secara bergelombang. Setiap hari dua hingga tiga kelas dengan menumpang dua bis. Sebelum menuju kawasan Patirtan Jalatundha, mereka diberi pengarahan kepala sekolah Suswanto. Pria yang juga aktif di KONI itu mengingatkan kepada seluruh peserta agar mengikuti dan fokus pada semua materi yang disampaikan oleh instruktur dan guru pembimbing lapangan. “Ingat, kamu di sini bukan berwisata dan bersenang-senang. Kamu di sini belajar. Saya berharap setelah kegiatan ini ada perubahan sikap yang signifikan pada diri Anda. Yang semula tidak ramah lingkungan menjadi peduli dan sadar akan pentinnya menjaga keseimbangan alam ,” tuturnya. Kegiatan berlangsung cukup padat. Sejak peserta turun dari bis, mereka langsung digiring menuju sebuah gazebo. Diawali dengan acara pembukaan. Kemudian mereka dibagi dalam beberapa kelompok. Selain diberikan game-game yang inspiratif untuk membangun kerja sama tim, peserta diminta untuk membuat proposal terkait tata kelola lingkungan yang baik dan benar. Hasil kerja tersebut dipresentasikan bareng-bareng pada malam harinya. Kegiatan pada harim pertama tuntas pada pukul 22.00 WIB Keesokan harinya dilanjutkan dengan senam kesegaran jasmani. Kemudian sarapan, baru menelusuri kawasan sekitar pegunungan dan berakhir di sebuah sungai. Selama dalam perjalanan Muqtaqiyyah Maulidati mengatakan, anak-anak perlu mendapat bekal bagaimana pentingnya menjaga lingkungan sekitar “Kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah bisa dibilang masih sangat rendah. Hal ini tergambar dari masih banyaknya siswa yang membuang sampah tidak pada tempanya dan tidak dipilah,” ujarnya

Di baca :2